Big Circle Show Episode 26 – Limitless Campus

JAKARTA – Pada tanggal 15 September 2017 salah satu co-founder dari tim kami mendapatkan kesempatan untuk tapping di acara Big Circle Show episode 26. Big Circle Show merupakan acara talkshow dari Metro TV yang membahas tema utama yaitu aktivitas yang berdampak sosial. Talkshow ini di host oleh Andy Noya dan Amanda Zevannya, serta mentor-mentor yang ikut serta yaitu Veronica Colondam, William Tanuwijaya, Arto Soebiantoro, Danton Sihombing, Billy Boen, Rene Suhardono, dan Yoris Sebastian. Pada episode 26 kali ini tema utamanya adalah Limitless Campus dengan mentor yang ikut serta adalah Danton Sihombing. Limitless Campus merupakan gerakan pendidikan untuk inkubasi karya dengan tiga konsep utama yaitu paham diri, kenal sekitar, dan ambil peran (http://www.limitlesscampus.com/). Limitless Campus di inisiasi oleh Rene Suahrdono, Lintang Gustika, dan Fidella Anandhita dan sudah selesai melalui program batch pertama yang berakhir pada bulan maret 2017. Salah satu co-founder kami yaitu Kimbar (Rizky Ambardi) merupakan alumni students batch pertama dari Limitless Campus dengan karya yang dilakukan adalah Sustainable Energy Movement.

Penjelasan Teknologi PLTS dengan mini prototype (Kiri-Kanan: Kimbar, Rene) (Source: Limitless Campus)

 

Pada talkshow kali ini kami mendapatkan segmen ketiga untuk menjelaskan karya yang kami lakukan. Pada Talkshow kali ini tim kami menyiapkan mini prototype dari mobile hybrid solar panel dan foto-foto kegiatan di pesantern Al-Umanaa agar para peserta & penonton mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai teknologi dan kegiatan kami. Pada segmen ketiga ini di isi oleh Kimbar, Didi Mudita, Rene Suhardono, Danton Sihombing (Mentor), dan host Andy Noya & Amanda Zevannya. Pada awalnya Kimbar menjelaskan permasalahan bahwa masih banyak desa di Indonesia yang belum teraliri listrik sama sekali dengan sekitar 12000 desa, sehingga hal ini menghambat orang-orang untuk tidak bisa produktif dan berdaya. Anak-anak tidak bisa belajar di malam hari dan kehidupan gelap di malam hari membuat orang-orang di desa menjadi tidak produktif. Kegelisahan ini lah yang membuat Kimbar dan teman-teman nya menginisiasi Sustainable Energy Movement untuk memberdayakan masyarakat dengan energi. Kimbar menambahkan walaupun keilmuan nya tidak terlalu berhubungan dengan apa yang dilakukan, namun yang lebih penting adalah bagaimana kita bisa berkolaborasi menghasilkan karya bersama dengan passion yang sama. Kemudian, paparan dari Didi Mudita selaku mentor yang berjasa membantu Kimbar dalam mendapatkan Grant dari Kemenristekdikiti, Mas Didi menjelaskan bahwa pain atau kegelisahan Kimbar adalah melihat orang tidak bisa berdaya akibat kegelapan karena kurang nya infrastruktur. Saran dari Mentor Danton Sihombing menambahkan bahwa hal ini akan bisa lebih berdampak dan mendapatkan investor jika dijual aspek Human Centered nya dan memperlihatkan manfaat sosial yang dihasilkan teknologi ini. Rene Suhardono menambahkan bahwa karya seperti ini (SE-Movement) merupakan hal penting untuk menunjukkan eksistensi seseorang. Biarkan orang dikenal karena karyanya, “Karyamu menjadi Dutamu” (Rene).

Foto Bersama Para Pembicara di Segmen Tiga Limitless Campus (Kiri-Kanan: Rene Suhardono, Danton Sihombing, Didi Mudita, Rizky Ambardi, Amanda Zevannya, Andy Noya) (Source: Limitless Campus)

 

Berikut ini merupakan paparan tentang Limitless Campus di Talkshow Big Circle kali ini dari Media Indonesia.

Big Circle Show – Limitless Campus (Source: Media Indonesia)

 

Berikut ini adalah video lengkap dari segmen ketiga Big Circle Show (disiarkan pada 24 September 2017 di Metro TV):

http://video.metrotvnews.com/big-circle/MkMjgnjK-limitless-campus-3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *